Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gerakan Kembali ke Masjid di Lingkungan Desa

Gerakan Kembali ke Masjid di Lingkungan Desa

Gerakan Kembali ke Masjid di Lingkungan Desa

Penerbit : Literasi Desa Mandiri
Tahun Terbit : 2019
Ukuran Buku : 14 x 20 cm
Jumlah Halaman : 120
Cetak Isi : BW
Cetak Cover : FC
Kertas Cover : Ivory 230 Gram
Kertas Isi : HVS 70 gr
Finishing : PERFECT BINDING
Harga Resmi : 45,000

Kita tahu bersama bahwa masjid pada awalnya dalah tempat yang dijadikan pusat kegiatan bagi masyarakat. Hal itu terjadi pada jaman Nabi Muhammad hingga Walisongo beberapa abad yang silam. Di beberapa daerah, kegiatan-kegiatan di masjid masih dilakukan dalam rangka untuk kegiatan masyarakat desa itu sendiri. Namun kita juga melihat di beberapa daerah, masjid tidak lebih dari sekedar tempat Jum’atan saja. Sementara untuk kegiatan lainnya tidak ada. 

Buku ini membahas mengenai bagaimana agar masyarakat kembali ke masjid, dalam rangka untuk rapat, arisan, ibadah, menimba ilmu, dan kegiatan lainnya. Sehingga masjid bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak, terutama  bagi umat muslim. Karena bagi umat muslim adalah rumah utama yang diberkati oleh Tuhan.

Pemerintah semestinya ikut serta dalam upaya mengembalikan masyarakat ke masjid. Karena yang bertangggung jawab untuk mengatur kegiatan dan keberlangsungan hidup masyarakat adalah pemerintah desa. Sehingga pemerintah desa sangat penting peranannya dalam mengawal masyarakat untuk kembali ke masjid. 

Buku ini membahas secara tuntas mengenai langkah-langkah strategis agar masyarakat kembali ke masjid. Sehingga masjid menjadi hidup kembali dengan kegiatan-kegiatan yang ada. Maka dari itu, selayaknyalah Anda memiliki buku ini untuk kemakmuran masjid di desa Anda! 

Posting Komentar untuk "Gerakan Kembali ke Masjid di Lingkungan Desa"