Belum Punya Gedung Perpustakaan Desa, Perlukah Membeli Buku Perpustakaan ?

Contoh Desain Perpustakaan Desa
Desain Oleh Griya Bagus : http://griyabagus.com
Tak salah memang apabila kita berfikir bahwa untuk melakukan pembelian (pengadaan) buku-buku perpustakaan, musti ada gedung terlebih dahulu untuk menampung buku-buku yang telah dibeli tersebut. Ditakutkan jika telebih dahulu memiliki buku namun gedung belum ada, maka buku tersebut akan tercecer dan  sia-sia. Namun pemikiran tersebut juga tak sepenuhnya benar. Dari sekian banyak  Desa yang telah membeli buku-buku kepada kami  mengungkapkan bahwa di desa mereka memang belum memiliki sebuah gedung perpustakaan secara mandiri. Mereka tetap menyisihkan anggaran untuk membeli buku-buku perpustakaan dengan maksud dan tujuan antara lain :

Mereka menganggap penting keberadaan Perpustakaan di Desa mereka sehingga membeli buku terlebih dahulu dianggap sebagai langkah awal untuk memulai membangun sebuah Perpustakaan Desa (gedung, isi dan budaya membaca)


  • Semisal tiap tahun Desa menganggarkan pembelian buku sebesar 15 juta hingga 25 juta (kisaran 300 sd 500 eksemplar buku) dan jika hal tersebut rutin dilakukan selama  3 tahun,  maka Desa sudah memiliki 1000 lebih eksemplar buku. Seiring dengan telah terealisasinya pembangunan fisik fasilitas lain (yang menggunakan Dana Desa), maka di tahun keempat dapat dianggarkan untuk membangun fisik gedung perpustakaan. Pembangunan fisik selesai, maka Perpustakaan Desa sudah dapat langsung digunakan karena sudah memiliki “tabungan buku” yang ideal untuk ukuran Perpustakaan Desa. Mereka berharap jangan sampai ketika gedung Perpustakaan Desa sudah berdiri kokoh namun isinya hanya rak kosong karena belum memiliki koleksi buku.
  • Selama belum memiliki perpustakaan mandiri, Desa dapat menyulap ruang kosong di Kantor Desa menjadi perpustakaan sementara atau menitipkan buku sekaligus pengeloaannya tersebut ke Lembaga Pendidikan yang ada di desa semisal Sekolah, Tempat Ibadah atau menitipakan ke rumah warga yang letaknya strategis, dapat dan mudah diakses oleh semua warga Desa serta bersedia sekaligus menjadi pengelola.
  • Keuntungan lainnya yang diharapkan jika Desa sudah memproklamirkan diri memiliki Perpustakaan Desa (meskipun belum memiliki gedung sendiri), desa dapat menarik donatur untuk membantu pengadaan buku bahkan juga pembangunan fisik perpustakaan. Pun juga keberadaan Perpustakaan Desa yang sudah berjalan akan mempermudah dalam hal proses penganggaran pembangunan fisik lantaran kebutuhan akan gedung Perpustakaan Desa sudah sangat diperlukan karena terkadang ada sebagian kecil pihak warga yang ikut serta dalam rapat penyusunan Anggaran Dana Desa belum sepenuhnya sadar akan pentingnya keberadaan Perpustakaan Desa.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel